Quo Vadis Sholat Buru-buru?

Posted by FIENSO.com on 9:03:00 PM
Kalaulah tau bacaan shalat itu ternyata bisa membuat kita seperti di Surga seperti makna sebagian bacaan Shalat ini, maka sholat tida akan buru-buru. Mari kita camkan dan renungkan insya Allah akan berlinang air mata kita.  Singkatnya, pada malam itu Jibril mengantar Rasulullah SAW naik ke Sidratul Muntaha. Karena Jibril tidak diperkenankan untuk mencapai Sidratul Muntaha, maka Jibril pun mengatakan kepada Rasulullah SAW untuk melanjutkan tanpanya!
Rasulullah SAW melanjutkan berjalan perlahan sambil terkagum-kagum melihat indahnya istana Allah SWT hingga tiba di hadapan Arsy (Singgasana Allah). Setelah sekian lama menjadi seorang Rasul, inilah pertama kalinya Muhammad SAW berhadapan dan berbincang secara langsung dengan Allah SWT. Bisa kita bayangkan, indah dan dahsyatnya momen ini. PERCAKAPAN antara Muhammad Rasulullah SAW dengan Allah SWT:

a.Rasulullah SAW pun mendekat dan memberi sapa'an penghormatan kepada Allah SWT :

ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWATUTH THAYYIBAATU LILLAAH... ( 'Semua ucapan penghormatan, pengagungan, dan pujian hanyalah milik Allah..')

b.Kemudian AllahSWT membalas sapa'annya :

ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH...

( 'Segala pemeliharaan dan pertolongan Allah untukmu wahai Nabi, begitu pula rahmat Allah dan segala karuniaNYA' )

c.Mendapatkan jawaban seperti ini, Rasulullah SAW tidak merasa jumawa/berbesar diri, justru beliau tidak lupa dengan umatnya ( ini yang membuat kita amat sangat terharu )..! Beliau menjawab dengan ucapan :

ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN...( 'Semoga perlindungan dan pemeliharaan diberikan kepada kami dan semua hamba Allah yang shalih...' )

Bacalah percakapan mulia itu sekali lagi… itu adalah percakapan Sang TUHAN dan hambaNYA, Sang PENCIPTA dan ciptaanNYA… dan mereka saling menghormati satu sama lain…menghargai satu sama lain...dan lihat betapa RasulullahSAW mencintai kita umatnya…! bahkan beliau tidak lupa dengan kita ketika ia berhadapan dengan AllahSWT...!

d.Melihat peristiwa ini, para Malaikat yang menyaksikan dari luar Sidratul Muntaha tergetar dan ter-kagum2x betapa mulianya Allah SWT… betapa mulianya Muhammad SAW…! dan kemudian para Malaikat pun mengatakan dengan keyakinan penuh :

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH...WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH..

( 'Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah…dan kami bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan RasulNYA..' )

Jadilah rangkaian percakapan dalam peristiwa ini menjadi suatu bacaan dalam Shalat yaitu pada posisi Tahiiyat Awwal dan Akhiir...yang kita ikuti dengan shalawat kepada Nabi sebagai sanjungan sebagai seorang individu yang menyayangi umatnya...!

( Dulu sewaktu belum bisa memaknainya, kita sendiri bingung atas kalimat dalam bacaan ini, tapi mudah-mudahan dengan penjelasan ini bisa menjadi modal dalam lebih meresapi makna Shalat kita...merasakan getaran yang dirasakan Malaikat saat peristiwa itu )...!!

آمِيّنْ.. آمِيّنْ.. يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن..آللّهُمَ آمِيـّن

Ballighu anni walau aaya...!

Teguh S

PH: 08567789372‎
WA: 087782690429‎
PIN 2BFAAC90‎
teguh@jpnn.com
www.jpnn.com
Cenderawasih Pos Grup
Lombok Post Grup
Reactions:
Categories: